
Dikenal karena pemandangannya yang indah, Alcaucín adalah sebuah desa di wilayah Axarquia yang menghadap ke Taman Alam Sierras de Tejada, Almijara dan Alhama. Lingkungannya menjadikannya surga bagi para pejalan kaki dan pecinta alam.

Didirikan pada masa pemerintahan Arab, Alcaucín mempertahankan nama dan tata letak perkotaannya sejak saat itu. Jalan-jalan yang berkelok-kelok, rumah-rumah bercat putih, dan teras berbunga menyambut Anda di kota yang menawan di pedalaman Malaga ini. Sebuah kota kecil berpenduduk 2.800 jiwa di mana 30% penduduknya berasal dari Inggris.
Di Alcaucín, reruntuhan Castillo de Zalía, yang dibangun oleh orang Arab di atas benteng Fenisia, dan situs arkeologi yang memiliki makna sejarah yang cukup besar dilestarikan.
Fuente de los Cinco Caños adalah ikon lokal yang nyata, airnya berasal dari sumber yang tidak pernah berhenti menyembur. Tapi pikirkan dua kali sebelum memuaskan dahaga Anda: tradisi mengatakan bahwa siapa pun yang minum dari pipa tengah akan menemukan suami atau istri mereka di desa.
La Iglesia de Nuestra Señora del Rosario, di sebelah balai kota, adalah salah satu bangunan paling menonjol di Alcaucín. Dibangun pada abad ketujuh belas, terdiri dari dua bangunan dan memiliki ruang ganti bergaya rococo. Kuil ini memiliki karya seni yang menarik, seperti tallas del Niño Jesús, Inmaculada Concepcion, Nazareno dan Virgen de los Dolores.
Di dekat pemakaman Alcaucín terdapat Ermita de Jesús del Calvario dari abad kedelapan belas. Anda bisa mendapatkan panorama desa-desa di sekitarnya dari tempat suci berpotongan barok ini.
