Santorini, permata yang mempesona di Aegea, terkenal dengan wine-nya, selain juga dengan matahari terbenamnya yang memukau dan keajaiban arsitekturnya. Tanah vulkanik pulau ini, iklim mikro yang unik, dan praktik pemeliharaan anggur yang sudah berlangsung sejak lama berkontribusi pada kualitas wine yang luar biasa.
Akar Kuno Pembuatan Wine
Bukti sejarah pembuatan anggur Santorini dapat ditelusuri kembali ke pemukiman prasejarah Akrotiri, yang menunjukkan bahwa pemeliharaan anggur telah menjadi aspek penting dalam kehidupan lokal selama ribuan tahun.
Tanah Air: Ramuan Vulkanik
Lapisan abu vulkanik, batu apung, dan lava yang dipadatkan membentuk tanah yang unik di pulau ini, yang secara lokal disebut sebagai "aspa". Terroir yang tidak konvensional ini adalah salah satu alasan mengapa wine-wine ini memiliki karakteristik yang khas. Teras yang dibangun dari batu lava yang membatu tidak hanya melindungi dari erosi, tetapi juga membantu mempertahankan kelembapannya.
Organik Secara Alami
Kebun anggur Santorini tumbuh subur dalam kondisi yang tampaknya tidak bersahabat. Matahari yang hangat dan angin Aegea secara alami mengurangi masalah seperti jamur dan pembusukan, sehingga meminimalkan kebutuhan akan intervensi kimia. Anggur dibudidayakan dalam tanaman merambat rendah seperti keranjang yang dikenal sebagai "kouloura", yang dirancang untuk melindungi buah dari angin dan matahari, membuat kebun anggur hampir organik secara default.
Varietas Anggur: Kualitas di atas Kuantitas
Lahan yang terbatas di pulau ini menghasilkan panen anggur yang kecil namun bernilai tinggi. Di antara varietas anggur yang terkenal adalah:
Assyrtiko: Ini adalah bintang pemeliharaan anggur di Santorini, mencakup 80% dari semua penanaman. Wine Assyrtiko terkenal dengan mineralitas dan tingkat keasamannya yang tinggi.
Athiri: Sering kali dicampur dengan Assyrtiko, wine Athiri beraroma harum dan berkadar alkohol tinggi.
Aidani: Anggur ini terutama digunakan dalam produksi Vinsanto, menyumbangkan aroma bunganya pada wine.
Mavrotragano: Anggur merah asli, wine Mavrotragano kaya akan senyawa fenolik dan dapat menua dengan sangat baik.
VQPRD Wines
Santorini memproduksi tiga wine yang diberikan status VQPRD (Vin de Qualité Produit Dans Une Région Déterminée):
Santorini Assyrtiko: Wine putih yang segar dan kaya akan mineral.
Nykteri: Wine putih beralkohol tinggi yang dioven dan dibuat secara tradisional pada malam hari, sesuai dengan namanya.
Vinsanto: Wine anggur mewah yang dijemur selama bertahun-tahun, Vinsanto adalah wine pencuci mulut yang menjadi ikon pulau ini.
Kilang Anggur & Tur Mencicipi
Saat ini, banyak kilang anggur di Santorini yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi tetapi juga berfungsi sebagai museum dan pusat pencicipan. Kunjungan ke salah satu kilang anggur ini adalah perjalanan yang menyenangkan melalui sejarah anggur pulau ini, dan kesempatan untuk menikmati anggur yang sama mempesonanya dengan pulau itu sendiri.
Jadi, saat berada di Santorini, jangan hanya memanjakan mata Anda dengan pemandangan matahari terbenam-manjakan lidah Anda dengan wine legendarisnya. Selamat bersulang!