Antwerpen telah lama menjadi kota penting di Negara-negara Rendah, baik secara ekonomi maupun budaya, terutama sebelum Kemarahan Spanyol (1576) dalam Pemberontakan Belanda. Penduduk Antwerpen dijuluki Sinjoren, sesuai dengan sebutan kehormatan dalam bahasa Spanyol señor atau seigneur dalam bahasa Prancis yang berarti "tuan", merujuk pada bangsawan Spanyol yang memerintah kota ini pada abad ke-17.