Basilika San Salvatore yang megah, dengan fasadnya yang mengesankan dengan garis-garis akhir abad ke-18, muncul dengan megah di atas halaman gereja batu kapur kecil.Di dalam basilika, suasana menjadi sangat berharga berkat dekorasi emas murni yang indah. Nave tunggal, dengan bentuk bulat telurnya, dibungkus dengan cahaya redup mistis dan dikelilingi oleh serangkaian ruang paduan suara yang dulunya disediakan untuk para biarawati dari ordo biara.Lukisan dinding oleh pelukis Netino berbakat Mazza menghiasi kubah basilika, sedangkan di altar terdapat empat kanvas yang dikaitkan dengan Velasco, salah satunya bertanda tangan artis. Di dalam, organ buatan tangan yang dibuat oleh del Piano beresonansi, memberikan keharmonisan dan keseriusan pada lingkungan.Skenografi yang mengelilingi basilika mempesona: tangga indah yang menurun dari Katedral San Nicolò menuju Palazzo Ducezio (Balai Kota) menciptakan suasana sugestif. Di kedua sisi tangga, lekukan halus Biara SS. Salvatore berdiri dengan elegan. Skenografi memuncak di menara belvedere yang megah di Biara, yang dulunya milik para biarawati bangsawan Sisilia selama abad kedelapan belas.Singkatnya, Basilika San Salvatore di Noto menonjol karena kemegahan dan keindahan arsitekturnya, diperkaya dengan dekorasi emas yang indah di dalamnya. Skenografi sekitarnya, dengan tangga, Biara SS. Salvatore dan menara belvedere, menciptakan suasana unik yang membawa pengunjung dalam perjalanan menembus waktu dan sejarah.