Benteng Alamut dikenal sebagai benteng para pembunuh. Antara tahun 1090 dan 1256 Masehi, di bawah kepemimpinan Hasan-i Sabbah, Alamut menjadi tempat aktivitas yang intens bagi kaum Syiah Nizari Ismai'lis dari Persia, bersama dengan subkelompok yang lebih kecil yang dikenal sebagai Assassin di Suriah, yang berfungsi sebagai markas besar negara mereka.