Chuño adalah hidangan tradisional Andes, yang berasal dari daerah dataran tinggi di Bolivia, Peru, dan Chili bagian utara, termasuk wilayah Arica dan Parinacota.Chuño dibuat dengan kentang, tetapi bukan kentang biasa yang kita kenal, melainkan jenis kentang khusus, yang disebut papas andinas. Kentang ini dikupas dan kemudian dipaparkan pada suhu rendah di malam hari dan radiasi matahari yang tinggi di siang hari untuk menguapkan air yang terkandung di dalamnya. Hasilnya adalah kentang yang kering dan dehidrasi, keras dan berwarna gelap, yang disebut chuño.Chuño dapat digunakan dalam berbagai cara dalam masakan Andes. Biasanya dihidrasi ulang dengan air panas, dicuci untuk menghilangkan debu dan dilembutkan dengan menggunakan alu, lalu digunakan sebagai bahan utama dalam sup, semur, dan hidangan daging.Chuño merupakan sumber nutrisi penting bagi masyarakat Andes, karena dikonsumsi terutama selama bulan-bulan musim dingin ketika sumber makanan lain mungkin langka.Singkatnya, chuño adalah hidangan masakan tradisional Andes, terbuat dari kentang yang dikeringkan dan dikeringkan. Jika Anda mengunjungi Chili atau negara Amerika Latin lainnya, saya sarankan untuk mencoba chuño untuk menemukan rasa unik dari hidangan khas ini dan mempelajari lebih lanjut tentang budaya dan sejarah wilayah tersebut.