Gereja Dominican Church of Colmar, atau Église des Dominicains, bukanlah sekadar tempat suci, melainkan harta karun berupa arsitektur Gotik dan kerohanian abad pertengahan yang berlokasi hanya beberapa langkah dari jalan tersibuk di kota ini. Dibangun pada abad ke-13, tak lama setelah ordo Dominikan tiba di Alsace, gereja ini mencerminkan keanggunan khas ordo pendoa: lengkungan runcing tinggi, kubah bergaris, dan dekorasi minimal - semuanya dirancang untuk memusatkan perhatian pada kontemplasi batin.
Tetapi permata yang sesungguhnya di dalamnya adalah altar karya Martin Schongauer yang terkenal di dunia, salah satu pelukis Jerman yang paling berpengaruh pada abad ke-15. Lukisannya yang berjudul "Perawan di Taman Mawar" ( Gereja ini juga menceritakan kisah perkembangan intelektual dan artistik Colmar selama Abad Pertengahan. Para Dominikan bukan hanya pengkhotbah, tetapi juga pendidik dan cendekiawan. Bekas biara yang berdekatan, yang kini menjadi perpustakaan umum, menyimpan manuskrip kuno yang menjadi saksi kehidupan budaya yang semarak ini. Cahaya yang masuk melalui jendela kaca patri yang tinggi menciptakan suasana yang tenang, cocok untuk merenung atau sekadar beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk di luar. Bagi para pecinta sejarah seni dan arsitektur sakral, Église des Dominicains menawarkan keindahan yang tenang dan hubungan yang mendalam dengan jiwa abad pertengahan Alsace.