Dalam kabut pagi, putih kubah menjadi dunia khayalan. Matahari terbit dan terbenam slide pada kelereng yang menjadi sutera. Merah, ungu, emas. Kemudian datang kegelapan, apabila bulan penuh dapat dilihat dalam air dari kolam renang dan Taj Mahal kelihatan seperti sebuah istana es, antara Milky gaung malam. Mark Twain disamakan untuk marmar gelembung naik ke langit. Itu penyair India Tagore bukan digambarkan sebagai air mata di pipi Keabadian. Yang benar adalah bahwa anda tidak pernah kekal kecewa di depan monumen yang paling terkenal di India, yang dibuat oleh Shah Jahan sebagai makam untuk isteri tercinta, Mumtaz Mahal, yang meninggal saat melahirkan dalam 1631.