Katedral Lima adalah salah satu gereja yang paling penting dan ikonik di Peru. Terletak di pusat sejarah Lima, katedral ini dibangun pada abad ke-16, tak lama setelah kota ini didirikan oleh penjajah Spanyol.Katedral ini dibangun dengan gaya Barok dan memiliki serangkaian kapel yang didekorasi dengan mewah, altar emas yang kokoh, dan karya seni yang berharga. Beberapa karya yang paling terkenal adalah altar perak yang terbuat dari perak padat, yang berasal dari abad ke-18, dan Kapel Perawan Maria dari Rosario, yang menampilkan langit-langit yang dilukis dengan indah.Salah satu keistimewaan Katedral Lima adalah adanya ruang bawah tanah, tempat para uskup dan uskup agung kota dimakamkan. Di ruang bawah tanah ini juga terdapat jasad penakluk Spanyol, Francisco Pizarro, pendiri kota Lima.Namun Katedral Lima juga memiliki sejarah yang menarik terkait pembangunannya. Dikatakan bahwa desain pertama katedral dipercayakan kepada arsitek Spanyol Francisco Becerra, namun ia harus meninggalkan Peru karena kesalahpahaman dengan pihak berwenang. Proyek ini kemudian diberikan kepada arsitek lain, Jerónimo de Aliaga, tetapi ketika katedral selesai dibangun, diketahui bahwa Becerra telah mengubur harta karun di bawah bangunan. Konon, harta karun itu tidak pernah ditemukan.Katedral Lima juga terkenal karena telah dilanda serangkaian gempa bumi selama berabad-abad. Gempa yang paling merusak terjadi pada tahun 1746, ketika sebagian besar katedral runtuh dan harus dibangun kembali.Saat ini, Katedral Lima merupakan salah satu atraksi wisata utama di kota ini dan menawarkan kesempatan unik bagi para pengunjung untuk menjelajahi sejarah dan budaya kolonial Peru. Jika Anda berada di Lima, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi situs yang menarik dan kaya akan sejarah ini.