Pemukiman Romawi kuno Tarraco didirikan oleh bangsa Romawi pada abad ke-3 SM sebagai koloni militer dan kemudian menjadi pusat administrasi, komersial, dan budaya yang penting. Selama Kekaisaran Romawi, Tarraco menjadi ibu kota provinsi Romawi Hispania Citerior (sekarang Catalonia) dan pelabuhannya menjadi titik perdagangan penting antara Spanyol dan Kekaisaran Romawi.Salah satu daya tarik utama pemukiman Romawi kuno Tarraco adalah amfiteater Romawi, yang dibangun pada akhir abad ke-2 Masehi dan terletak di dekat laut. Amfiteater ini berkapasitas sekitar 14.000 penonton dan menjadi tuan rumah pertunjukan gladiator, pertarungan binatang buas, dan pertunjukan teater. Saat ini, situs arkeologi ini menjadi rumah bagi bagian dari amfiteater kuno, dengan beberapa bagian dari tingkatan tempat duduk dan koridor bawah tanah yang masih terlihat.Situs Romawi penting lainnya di pemukiman kuno Tarraco adalah sirkus Romawi, yang dapat menampung hingga 25.000 penonton. Sirkus ini digunakan untuk balapan kereta kuda dan pertunjukan berkuda lainnya. Saat ini, situs ini menjadi tempat berdirinya Menara Praetorian, sebuah benteng Romawi yang dibangun untuk melindungi akses ke sirkus.Nekropolis Romawi di Tarraco adalah area pemakaman yang membentang seluas beberapa hektar dan berisi makam Romawi dan Kristen. Makam-makam tersebut diukir di batu dan dihiasi dengan mosaik dan lukisan dinding. Nekropolis ini merupakan situs arkeologi yang penting untuk memahami kebiasaan pemakaman di kota kuno Tarraco.Di antara banyak situs Romawi lainnya di pemukiman kuno Tarraco adalah Torre dels Escipions, yang berfungsi sebagai makam keluarga bangsawan Romawi; teater Romawi, yang dibangun pada abad ke-1 Masehi dan digunakan untuk pertunjukan teater; dan saluran air Romawi, yang membawa air ke kota dari sungai Francoli.Fakta menarik lainnya tentang pemukiman kuno Tarraco adalah banyak bangunan Romawi yang telah digunakan kembali selama berabad-abad. Misalnya, batu-batu dari amfiteater Romawi digunakan untuk membangun Katedral Tarragona pada abad ke-12, sementara sirkus Romawi digunakan untuk menjadi tuan rumah pekan raya kota hingga abad ke-19.