Kota Terlarang, simbol Beijing, adalah istana kekaisaran terbesar dan paling terawat di seluruh Tiongkok. Dibangun antara tahun 1406 dan 1420 pada masa dinasti Ming (1368 - 1644), Kota Terlarang berada tepat di tengah-tengah kota Beijing, ibu kota Tiongkok. Lokasinya bukanlah suatu kebetulan, karena istana ini berdiri di dalam Kota Kekaisaran kuno, sebuah distrik bertembok yang menjadi pusat kekuasaan pada masa dinasti Yuan (1279 - 1368). Lokasi ini juga dianggap menguntungkan secara geografis.
Untuk menghormati konsep feng shui dan untuk meningkatkan pertahanan istana, parit digali di sekeliling kediaman kekaisaran dan tanah hasil penggalian digunakan untuk membangun bukit buatan, Jingshan. Bukit ini, yang masih menjadi titik tertinggi di pusat sejarah Beijing, juga berfungsi untuk melindungi Kota Terlarang dari angin. Pembangunan Kota Terlarang dimulai pada tahun 1406, tahun keempat pemerintahan Kaisar Yongle dari Dinasti Ming, dan berakhir pada tahun 1420. Istana ini digunakan sebagai pusat kekuasaan politik Tiongkok hingga tahun 1912, tahun pengunduran diri kaisar terakhir, Pu Yi (1906 - 1967), yang terus tinggal di sana hingga tahun 1924. Secara keseluruhan, istana ini pernah menjadi tempat tinggal bagi 24 kaisar dari dinasti Ming (1368 - 1644) dan Qing (1644 -1911).
Struktur kompleks istana terinspirasi oleh Kota Terlarang di Nanjing, yang digunakan sebagai kediaman kekaisaran oleh kaisar Ming sebelum ibu kota pindah ke Beijing. istana juga merupakan reproduksi Istana Ungu, rumah, menurut tradisi, untuk Dewa Langit. Pada zaman dahulu, kaisar dipercaya sebagai putra Langit dan ini juga yang menyebabkan akses ke istana kekaisaran dilarang bagi orang biasa.
Pada tahun 1961, Kota Terlarang dimasukkan ke dalam daftar monumen bersejarah paling penting di Tiongkok dan ditempatkan di bawah perlindungan khusus oleh pemerintah pusat Tiongkok.
Pada tahun 1987, tempat ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Tempat ini diakui sebagai salah satu dari lima istana terpenting di dunia (empat lainnya adalah Istana Versailles di Prancis, Istana Buckingham di Inggris, Gedung Putih di Amerika Serikat, dan Kremlin di Rusia).