Kremlin - Pemandangan paling terkenal di Moskow ini hampir seperti kota di dalam kota. Di balik tembok Kremlin yang megah terdapat katedral yang elegan, istana-istana bangsawan, dan museum-museum yang penuh dengan kekayaan yang tak terbayangkan, serta kantor-kantor pemerintah Rusia. Meskipun ada bukti pemukiman manusia di lokasi Kremlin, yang berasal dari tahun 500 SM, sejarah Moskow dan Kremlin dimulai sekitar tahun 1147, ketika Yuri Dolgoruky, Adipati Agung Kiev, membangun benteng kayu di titik pertemuan sungai Neglina dan Moskva. Kota ini berkembang pesat dan, meski sempat diratakan dengan tanah oleh bangsa Mongol pada 1208, kota ini segera menjadi kuat dan meraih supremasi di antara kerajaan-kerajaan Rusia pada masa itu.
Selama periode yang sama, beberapa bangunan batu mulai bermunculan di Kremlin dan pada akhir abad ke-14, benteng ini dibentengi dengan tembok batu. Di bawah pemerintahan Ivan yang Agung (1462 - 1505), Kremlin menjadi pusat negara Rusia yang bersatu dan direnovasi secara ekstensif. Sementara itu, Moskow menyebar ke luar tembok benteng, dan Kremlin menjadi pusat kekuasaan politik dan agama. Periode ini ditandai dengan pembangunan Katedral Maria Diangkat ke Surga, Kabar Sukacita, dan Malaikat Agung yang megah, serta Istana Terem, kediaman kerajaan. Penambahan Menara Lonceng melengkapi 'Alun-Alun Sobornaya'. Keturunan Ivan mengembangkan dan mengadaptasi kompleks Kremlin, dan bahkan ketika Pyotr yang Agung memindahkan ibu kota ke Sankt Peterburg, para penguasa Rusia terus meninggalkan jejak mereka di 'kota abad pertengahan' ini. Pyotr sendiri membangun Gudang Senjata Kremlin, yang awalnya ditujukan sebagai museum militer dan kini digunakan sebagai barak, dan abad ke-18 dan ke-19 membawa karya-karya neoklasik, seperti Istana Senat dan Istana Agung Kremlin. Setelah revolusi 1917, Kremlin kembali menjadi pusat pemerintahan Rusia. Warisan masa komunis masih terlihat pada bintang-bintang merah besar di atas banyak menara pertahanan, dan Istana Negara yang luas, yang pada awalnya adalah Istana Kongres.
Di masa lalu, Kremlin adalah kota abad pertengahan yang ramai dengan hiruk pikuk kehidupan sehari-hari. Saat ini, pembagian benteng menjadi alun-alun dan jalan-jalan jauh lebih formal, meskipun beberapa di antaranya masih mempertahankan nama aslinya dari abad-abad sebelumnya. Istana-istana yang dibangun dari abad ke-15 hingga abad ke-20 berpadu menciptakan panorama arsitektur yang unik di alun-alun Sobornaya, Ivanovskaya, Dvortsovaya, Senatskaya, dan Troitskaya, serta di jalan Spasskaya, Borovitskaya, dan Dvortsovaya. Dua alun-alun utama di Kremlin adalah Sobornaya dan Ivanovskaya: Alun-alun Sobornaya terletak tepat di jantung Kremlin dan secara tradisional merupakan pusat kehidupan politik dan spiritual Rusia; Alun-alun Ivanovskaya merupakan alun-alun terbesar di Kremlin dan dulunya merupakan pusat komersial dan administrasi Moskow.