Selama era kolonial, sebuah pusat pelatihan didirikan di Fréjus untuk mengakomodasi tentara dari Asia dan Afrika. Gagasan untuk membuat ulang missiri, sejenis kuil keagamaan, merupakan inisiatif Kapten Abdel Kader Mademba pada tahun 1928.Penembak jitu Senegal membangun replika ini, tetapi tidak seperti aslinya yang terbuat dari lumpur, replika ini terbuat dari beton dan dilapisi dengan oker Provençal, pewarna lokal. Selesai dibangun pada tahun 1930, bangunan ini berfungsi sebagai tempat ibadah dan saat ini menjadi monumen mencolok yang dimiliki oleh Kementerian Pertahanan Prancis dan menjadi bagian dari Museum Angkatan Laut di Fréjus.Sebelum pembangunan kuil ini, tentara Prancis di Indocina membangun pagoda Buddha Hông Hiên, sebuah tempat perlindungan spiritual bagi orang-orang Vietnam yang bertempur bersama Prancis pada tahun 1917 selama Perang Dunia Pertama.