Amsterdam Museum - Bertempat di labirin bangunan abad ke-17 di lokasi biara tua, museum ini akan mengungkap semua hal yang harus Anda ketahui tentang sejarah kota yang kaya. Di sinilah kisah Amsterdam diceritakan, masa lalu, masa kini, dan masa depannya.
Pameran permanen Amsterdam DNA yang berlangsung selama satu jam menggambarkan sejarah Amsterdam dengan cara yang menghibur. Selain itu, museum ini secara rutin menyelenggarakan pameran temporer, tur dan acara berpemandu, serta menyimpan koleksi kota Amsterdam, yang sebagian besar dapat dilihat secara online.
Museum Amsterdam secara resmi didirikan pada tahun 1926 sebagai lampiran dari Museum Stedelijk dan terletak di gedung De Waag. Pada tahun 1975, Museum yang saat itu dikenal sebagai Amsterdam Historisch Museum (Museum Sejarah Amsterdam) pindah ke gedungnya yang sekarang, yang dulunya merupakan Panti Asuhan kota. Pada tahun 2011, museum ini berganti nama menjadi Museum Amsterdam. Perubahan nama ini mencerminkan misi museum, yang tidak hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang masa kini dan masa depan.
Museum ini terletak di bangunan yang sangat istimewa, di antara jalan Kalverstraat dan Nieuwezijds Voorburgwal. Pada Abad Pertengahan, tempat ini merupakan lokasi Biara Saint Lucy, sebuah biara dengan tempat pembuatan bir dan peternakannya sendiri. Peternakan biarawati tersebut terletak di lokasi yang sekarang menjadi kafe museum. Pada tahun 1578, bangunan ini menjadi Panti Asuhan kota. Dari periode ini terdapat Ruang Bupati dan lemari anak yatim piatu di halaman dalam. Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang kehidupan di panti asuhan? Kunjungi pameran 'Where the Orphans Played', yang diselenggarakan di halaman untuk anak-anak, atau Little Orphanage, pameran untuk pengunjung yang lebih muda, tanpa dipungut biaya.