Museum Arkeologi Pythagorion menyimpan sekitar 3.000 benda yang ditemukan dalam penggalian di kota kuno Samos dan penggalian lain di sekitar pulau. Pameran ini menunjukkan perjalanan sejarah pulau ini dari milenium ke-5 SM hingga abad ke-7 Masehi dan menggambarkan pentingnya politik Samos di zaman kuno.
Koleksi "nekrodeipna" di museum ini merupakan harta karun yang unik. Ini adalah relief yang menggambarkan perjamuan pemakaman, yang memberikan wawasan tentang kebiasaan dan kepercayaan pemakaman kuno. Berbagai macam tembikar, yang berasal dari abad ke-9 SM hingga abad ke-2 SM, semakin memperkaya koleksi museum ini.
Di antara pameran yang wajib dikunjungi adalah:
Patung Aeaces yang terbuat dari marmer, yang berasal dari tahun 540 SM. Prasasti tersebut mengungkapkan bahwa patung ini dipersembahkan untuk dewi Hera oleh Aeaces, ayah dari Polycrates. Yang menarik, patung ini didanai oleh kekayaan yang diperoleh Aeaces dari pembajakan.
Sarkofagus marmer megah yang dibuat menyerupai struktur seperti kuil, berasal dari paruh kedua abad ke-6 SM.
Sebuah prasasti kuburan poros kecil yang dihiasi dengan finial lontar dan bertuliskan "DIAGORO TO GDILO", berasal dari tahun 530 SM.
Prasasti kuburan marmer lainnya dengan finial palem, ditemukan di Chora dan bertanggal 500/490 SM.
Patung marmer besar kaisar Romawi, Trajan, yang berdiri dengan tinggi 2,71 meter.
Potret marmer yang mendetail dari Kaisar Romawi Augustus dan Claudius, masing-masing berukuran 0,49 meter dan 0,53 meter.
Apakah Anda penggemar sejarah, pencinta seni, atau sekadar ingin tahu tentang masa lalu, Museum Arkeologi Pythagoreio memberikan pengalaman yang menawan. Setiap artefak menceritakan sebuah kisah, menawarkan hubungan nyata dengan dunia kuno dan berbagai peradaban yang telah meninggalkan jejak mereka di Samos.