Port Said adalah kota pelabuhan yang terletak di mulut Terusan Suez di pantai Mediterania Mesir. Kota ini merupakan salah satu kota terpenting di negara ini dari segi komersial, dan juga merupakan tujuan wisata yang penting.Kota ini didirikan pada tahun 1859 sebagai bagian dari proyek pembangunan Terusan Suez, dan dinamai sesuai dengan nama Said Pasha, raja muda Mesir pada saat itu. Selama Perang Dunia II, Port Said merupakan tempat terjadinya konflik besar antara pasukan Inggris dan Mesir, yang berujung pada terbentuknya negara Israel saat ini.Pusat bersejarah Port Said ditandai dengan rumah-rumah Ottoman kuno dan jalan-jalan sempitnya, yang berisi toko-toko kecil dan kafe-kafe tradisional. Pasar Port Said, salah satu yang terbesar di Mesir, merupakan tempat yang tepat untuk mencari cinderamata dan kerajinan tangan.Di antara atraksi wisata utama kota ini adalah mercusuar Port Said yang terkenal, dibangun pada tahun 1869 dan menawarkan panorama kota dan garis pantai Mediterania. Kota ini juga memiliki beberapa pantai yang indah, termasuk Al Manakh, yang populer di kalangan wisatawan.Terakhir, seseorang tidak dapat mengunjungi Port Said tanpa berlayar di Terusan Suez, yang menawarkan kesempatan untuk melihat kapal-kapal dagang besar yang berlayar di sepanjang terusan dari dekat dan mengagumi lanskap Mesir yang unik.