Quran fragmen dari Universitas Tübingen di Jerman telah Tanggal hingga 649 AD-675 Masehi. Tanggal ini berarti naskah ditulis sekitar 20 – 40 tahun setelah kematian Nabi Muhammad. Potongan manuskrip yang dianalisis dalam sebuah laboratorium di Zürich menggunakan modern C14-radiocarbon dan tanggal dalam probabilitas 95.4% statistik.
Naskah tersebut sudah ada di pihak universitas sejak abad ke-19 Ketika Konsul Prussian pertama ke Damaskus, Johann Gottfried Wetzstein, diperoleh beberapa naskah Arab kuno. Penelitian ke era fragmen dilakukan sebagai bagian dari sebuah proyek yang didanai oleh Lembaga Penelitian Jerman (DGF) dan institusi Perancis yang sesuai: Agence National de la recherché (ANR).