
Nara Mangrove Garden adalah taman bakau yang terletak di wilayah ini. Dikelola dan dimiliki oleh National Aquatic Research Authority (NARA), taman bakau seluas 14 hektar ini merupakan surga penelitian bagi para ilmuwan lingkungan dan ahli ekologi di wilayah tersebut.Cagar alam yang berfungsi sebagai paru-paru hijau bagi kota ini mencatat 29 spesies bakau dan 33 jenis vegetasi lainnya. Di antara makhluk yang hidup di sana terdapat 14 spesies reptil, 102 spesies burung, dan 22 spesies mamalia, termasuk lobster air tawar, kepiting lumpur raksasa, kucing nelayan, burung bittern coklat, testanera ibis, burung kayu paruh bengkok Asia, burung grebe kecil, burung plover kecil, burung jacana berekor ayam, burung moorhen berdada putih, burung moorhen ungu, unggas air, dan burung moorhen biasa. Di antara invertebrata yang terdokumentasi, terdapat 48 spesies kupu-kupu dan 22 spesies capung. Cagar alam ini juga memiliki peternakan pembiakan lobster air tawar raksasa dan sistem keramba percontohan untuk budidaya spesies ikan air payau, dalam rangka membantu para petani akuakultur skala kecil di negara ini.Nara Mangrove Garden menawarkan kesempatan untuk fotografi, mengamati burung, naik perahu dan belajar tentang alam. Tempat ini merupakan tempat yang ideal bagi para ahli lingkungan, ahli ekologi dan pecinta alam yang ingin menjelajahi dan mempelajari lebih lanjut tentang hutan bakau dan ekosistem di sekitarnya.Cagar alam ini memainkan peran penting dalam konservasi dan penelitian ilmiah bakau serta promosi ekosistem yang mereka dukung. Cagar alam ini juga menawarkan dukungan dan bantuan kepada para petani tambak skala kecil, yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan masyarakat setempat.Kesimpulannya, Nara Mangrove Garden adalah permata alam yang menawarkan pengalaman unik untuk menjelajahi hutan bakau, mengamati satwa liar, dan memahami pentingnya lahan basah dalam ekosistem. Tempat ini merupakan tempat penelitian, konservasi dan penemuan bagi para pecinta alam dan sarjana yang tertarik dengan ekologi perairan.



