Gedung ini dimiliki secara pribadi untuk waktu yang lama, namun kemudian diakuisisi oleh Negara setelah Penyatuan Italia. Tempat ini dipugar pada tahun 1885, pada saat pembukaan galeri Quattro Giornate hari ini, namun baru sekitar tahun 1930, pada saat perayaan dua abad perayaan Virgilian, tempat ini dijadikan taman. Taman ini ditata sesuai dengan rencana perjalanan saat ini atas perintah ahli bahasa Latin dan arkeolog Enrico Cocchia, dan dipulihkan serta dibuka kembali untuk umum pada tahun 1976. Tempat ini merupakan monumen nasional.Taman ini memiliki cenotaph Virgil, sebuah columbarium dari zaman Romawi, yang secara tradisional diyakini sebagai makam sang penyair. Taman ini juga menjadi rumah bagi makam Giacomo Leopardi, yang meninggal di Napoli dan awalnya dimakamkan di gereja San Vitale Martire di Fuorigrotta.Masuk ke museum ini gratis. Setelah mendaki sebentar, kita akan sampai di depan sebuah altar besar: makam penyair terkenal Giacomo Leopardi. Makam ini terdiri dari sebuah altar tinggi dengan dasar persegi yang agak lebar, di dalam sebuah gua tufa.Di atas altar terdapat nama penyair dan di sebelahnya terdapat prasasti yang diukir di atas batu, membuktikan kepercayaan pemerintah Italia terhadap makam tersebut, yang ditandatangani oleh Victor Emmanuel III. Akhirnya, monumen makam pertama, yang sebelumnya ditempatkan di pronaos gereja San Vitale, terletak di dekatnya. Akhirnya, sebuah plakat terlihat, juga dari pronaos, bertuliskan sanksi Umberto I atas undang-undang yang disahkan pada tahun 1897, di mana makam penyair dinyatakan sebagai monumen nasional oleh kamar.Berjalan lebih jauh, di sebelah kanan kita akan menemukan Crypta Neapolitana, yang juga dikenal sebagai Gua Pozzuoli atau Posillipo, sebuah terowongan dari zaman Romawi yang menghubungkan Mergellina dengan Fuorigrotta (terowongan ini saat ini tengah dipugar). Di sampingnya terdapat sebuah sajak karya Leopardi, yang didedikasikan untuk penyair Aeneid, Virgil.Dalam perjalanan menuju gua, kita akan melihat di sebelah kiri sebuah piperno aedicule yang menampilkan dua batu nisan yang diletakkan di sana pada tahun 1668 oleh Raja Pietro Antonio dari Aragon. Plakat ini mencantumkan daftar penyakit yang dapat disembuhkan berkat air panas yang ada di daerah Phlegraean.