Alexandria adalah kota terbesar kedua di Mesir dan terletak di pesisir Mediterania negara itu. Didirikan oleh Alexander Agung pada tahun 332 SM, Alexandria merupakan pusat budaya, komersial, dan politik yang penting di dunia kuno dan salah satu kota terbesar di Mediterania.Kota ini terkenal dengan Perpustakaan Alexandria kuno, yang merupakan salah satu perpustakaan terbesar di dunia kuno dan menjadi tempat tinggal beberapa filsuf, ilmuwan, dan penyair terbesar dalam sejarah. Meskipun perpustakaan kuno sudah tidak ada lagi, Bibliotheca Alexandrina yang modern dibangun pada tahun 2002 sebagai penghormatan atas peninggalannya dan berisi jutaan buku, manuskrip, dan dokumen digital.Objek wisata Alexandria lainnya termasuk Benteng Qaitbay, yang dibangun di lokasi Menara Mercusuar yang legendaris, salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Kota ini juga merupakan rumah bagi Museum Nasional Alexandria yang terkenal, yang menyajikan banyak koleksi artefak arkeologi dan sejarah dari Mesir kuno.Alexandria Corniche, yang menghadap ke garis pantai Mediterania, adalah objek wisata populer lainnya di kota ini, dengan berbagai pantai, kafe, dan restoran. Selain itu, pasar tradisional Attarine wajib dikunjungi oleh para pembelanja dan pencinta cinderamata.Terakhir, kota ini terkenal dengan kuliner lokalnya, termasuk hidangan laut seperti udang, cumi-cumi, dan gurita, serta makanan khas seperti ful medames (kacang polong rebus), kushari (sepiring nasi, kacang lentil, dan mie), serta makanan penutup seperti basbousa (kue semolina).