Basilika di San Nicolò di Lecco adalah sebuah bangunan yang memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang tinggi. Gereja ini merupakan gereja neoklasik yang dirancang oleh arsitek Giuseppe Bovara dari Lecco dan dibangun pada abad ke-19. Gereja ini berdiri di atas reruntuhan tembok kota Lecco dari abad ke-13, yang membuatnya semakin menarik dari segi sejarah.Basilika ini ditandai dengan menara lonceng neo-Gotiknya yang megah, setinggi 96 meter dan dikenal sebagai 'matitone', yang menjulang tinggi di atas kota dan merupakan simbol ikonik Lecco. Di sisi lain, fasadnya bergaya neoklasik dengan pedimen yang ditopang oleh enam tiang Korintus, yang dirancang oleh arsitek Antonio Maria Fontana pada tahun 1774.Bagian dalam Basilika San Nicolò memiliki tiga nave, dengan kapel samping dan nave tengah yang ditutupi dengan kubah barel, yang diakhiri dengan apse berbentuk setengah lingkaran. Di tengah-tengah nave, kita menemukan kubah yang indah. Gereja ini kaya akan karya seni bernilai tinggi, termasuk lukisan dinding aliran Giotto yang menggambarkan Kabar Sukacita dan Deposisi, serta serangkaian lukisan yang mengilustrasikan kehidupan Santo Antonius Abbot. Dekorasi yang lebih baru termasuk sepuluh panel yang menggambarkan episode evangelikal oleh Casimiro Radice (akhir abad ke-19) dan 14 panel perunggu, tertanggal 1969, yang menggambarkan Jalan Salib oleh Enrico Manfrini, yang juga menciptakan pintu-pintu Misericordia.Salah satu bagian tertua dari gereja ini adalah kapel pembaptisan, yang berisi tempat pembaptisan yang berasal dari tahun 1596. Di dinding kapel, Anda masih dapat mengagumi lukisan dinding abad ke-14 yang ditemukan setelah pemugaran pada tahun 1967-68.Basilika di San Nicolò didedikasikan untuk Santo Nikolaus, santo pelindung kota Lecco dan para pelaut serta tukang perahu. Di gereja ini terdapat patung Santo yang dirayakan pada tanggal 6 Desember, dengan apel dan lukisan. Patung santo lainnya terletak tepat di danau dekat Punta Maddalena, tempat yang paling banyak dikunjungi di pantai Lecco, berseberangan dengan monumen Antonio Stoppani.Gereja ini juga memiliki dua organ pipa: satu di belakang altar utama, dibangun pada tahun 1974, dan satu lagi di loteng paduan suara di bagian depan, dibangun pada tahun 1861 oleh pembuat organ Bosino, Giuseppe Bernasconi, yang menggunakan kembali sebagian bahan fonik organ Serassi sebelumnya.Kesimpulannya, Basilika San Nicolò di Lecco adalah sebuah bangunan yang memiliki nilai historis, budaya dan religius yang tinggi, yang merupakan tengara penting bagi kota dan penduduknya.