Lagane dan buncis adalah hidangan yang sangat tua dalam masakan Lucania dan, seperti banyak resep lain dari wilayah ini, terkait dengan tradisi pedesaan dan kesederhanaan produk lokal.Menurut tradisi, lagane e ceci adalah hidangan khas para gembala yang bergerak dengan kawanan ternak mereka di sepanjang rute transhumance. Berkat kehadiran bahan-bahan yang sederhana dan mudah dibawa seperti pasta dan buncis, hidangan ini menjadi sumber energi bagi para gembala selama perjalanan panjang mereka.Selain sejarahnya yang kuno, lagane e ceci juga mewakili tradisi cerita rakyat yang penting di Basilicata. Bahkan, banyak kota di wilayah ini menyelenggarakan festival yang didedikasikan untuk masakan Lucania, di mana hidangan ini dapat dicicipi bersama dengan makanan khas lokal lainnya.Selain itu, lagane e ceci sering dikaitkan dengan perayaan keagamaan tertentu, seperti pesta Santo Yosef, yang dirayakan pada tanggal 19 Maret. Pada perayaan ini, hidangan lagane e ceci disiapkan untuk dipersembahkan kepada orang miskin dan yang membutuhkan, mengikuti tradisi Santo Yosef, ayah Yesus, yang mendedikasikan dirinya untuk membantu mereka yang paling membutuhkan.Singkatnya, lagane e ceci adalah resep yang sangat penting untuk masakan dan budaya Lucania, yang masih diwariskan dari generasi ke generasi.