Ini adalah salah satu kisah paling menarik di abad ke-20: seorang gadis muda Yahudi yang dipaksa bersembunyi bersama keluarga dan teman-temannya untuk menghindari penganiayaan oleh Nazi. Rumah yang digunakan Otto Frank sebagai tempat persembunyian keluarganya membuat mereka tetap aman sampai mendekati akhir Perang Dunia II. Fokus dari museum Anne Frank House adalah achterhuis, yang juga dikenal sebagai paviliun rahasia. Di ruang gelap dan tanpa udara inilah keluarga Frank menjaga keheningan total di siang hari, sebelum secara misterius dikhianati dan dikirim ke kematian mereka. Anne Frank House cukup utuh, jadi saat Anda berjalan melalui bangunan ini, mudah untuk membayangkan pengalaman Anne tumbuh di sini saat dia menulis buku hariannya yang terkenal yang menggambarkan bagaimana pembatasan secara bertahap diberlakukan pada orang Yahudi Belanda.